Kami menyediakan Kopi Arabika & Kopi Robusta dari Lereng Gunung IJEN RAUNG Kab. Bondowoso dan Gunung ARGOPURO Kab. Situbondo Provinsi JAWA TIMUR
Menu
Model
Beranda » Berita » MANISNYA HARGA KOPI ARABIKA IJEN RAUNG TAHUN 2018

MANISNYA HARGA KOPI ARABIKA IJEN RAUNG TAHUN 2018

Dipublish pada 24 July 2018 | Dilihat sebanyak 1.629 kali | Kategori: Berita

Judul diatas sengaja saya pilih untuk merepresentasikan perasaan hati riang dan gembira para petani kopi arabika di kaki gunung Ijen-Raung Kabupaten Bondowoso Jawa Timur. Pasalnya pada tahun 2018 ini, harga kopi arabika relatif lebih mahal dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal ini berbanding terbalik dengan harga tebu yang masih dibawah perkiraan, bahkan sudah 2 bulan sampai tulisan ini dibuat uang DO (Delivery Order) dari Pabrik Gula belum juga cair. Ternyata manisnya tebu tidak semanis harganya. Sebagai orang “Ndeso” tentu perasaan hati ini trenyuh sekaligus gembira, Seandainya harga Kopi dan Tebu sama-sama tinggi tentu penulis sangat senang melihat para tetangga memperoleh pundi-pundi rupiah yang melimpah.

Kembali ke pokok permasalahan, bahwa sejak panen kopi di mulai pada awal bulan Juni 2018 “manisnya” harga kopi arabika sudah mulai terasa. Petik pertama kopi “Gelondongan” atau biji merah sudah dihargai Rp. 5.500,-/kg, dua minggu kemudian naik menjadi Rp. 6.500,-/kg, kemudian Rp. 8.000,-/kg sampai terakhir dihargai Rp. 11.000,-/kg. Itu untuk harga “Gelondongan”, beda lagi jika sudah diproses menjadi biji HS (masih terdapat kulit Ari) atau OC (Greenbean/biji mentah) maka harga kopi dipastikan lebih mahal.

Bermodalkan bantuan dari dana CSR (Coorporate Social Responsibility) Bank Indonesia, para petani kopi di kaki gunung Ijen-Raung Kabupaten Bondowoso rata-rata sudah mengolah kopi arabika menjadi biji HS Basah yang kemudian disetor ke eksportir yang banyak terdapat disekitar kebun kemudian setelah melalui proses penjemuran dan huller, maka kopi itu akan diekspor ke luar Negeri (Amerika Serikat, Eropa, dll).  Semua biji kopi yang diekspor merupakan hasil olah basah (full wash) sesuai permintaan pembeli..

Akhirnya penulis berharap dan terus berdoa semoga tahun depan harga kopi dan harga tebu sama-sama tinggi sehingga senyum akan mengembang pada semua tetangga. Amin 3x.

Salam,

 

Petani Kopi Ijen Raung

Bagikan

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Artikel Menarik Lainnya

KOPI WINE “The Rising Star” yang Kontroversial

Dipublish pada 15 July 2019 | Dilihat sebanyak 2.112 kali | Kategori: Uncategorized

Disini ada 2 kalimat yang menjadi inti yaitu “Kopi” dan “wine”, keterangan nya sebagai berikut : Kopi termasuk kelompok tanaman semak belukar dengan genius Coffea. Kopi termasuk ke dalam family Rubiaceae, subfamily lxoroideae, dan suku Coffeae. Seorang bernama Linnaeus merupakan... selengkapnya

Apa itu BARISTA?

Dipublish pada 18 July 2018 | Dilihat sebanyak 1.088 kali | Kategori: Berita

Secara tata bahasa, “Barista” berasal dari bahasa Italia yang berarti “Pelayan Bar”. Namun secara umum Barista diartikan seseorang yang memiliki keahlian khusus meracik minuman kopi yang akan disajikan kepada pelanggan di sebuah Coffee Shop/Café/Restoran. Selain mesin espresso dan kopi, barista adalah ‘jiwa’ dari sebuah coffee... selengkapnya

Kopi Arabika vs Kopi Robusta

Dipublish pada 18 July 2018 | Dilihat sebanyak 2.352 kali | Kategori: Berita

Saat ini banyak merk-merk kopi yang memajang label “100% Arabika” pada kemasan kopinya. Banyak juga di antara kita para peminum kopi yang sepertinya enggan mencicipi kopi Robusta. Namun apa sebenarnya perbedaan Arabika dan Robusta? Rangkumannya dalam tabel berikut : Variabel... selengkapnya