Kami menyediakan Kopi Arabika & Kopi Robusta dari Lereng Gunung IJEN RAUNG Kab. Bondowoso dan Gunung ARGOPURO Kab. Situbondo Provinsi JAWA TIMUR
Menu
Model
Beranda » Berita » Mengenal Proses Olah Basah (Full Washed) Arabika Ijen Raung

Mengenal Proses Olah Basah (Full Washed) Arabika Ijen Raung

Dipublish pada 27 July 2018 | Dilihat sebanyak 2.764 kali | Kategori: Berita

Metode proses basah merupakan metode yang paling memakan biaya besar karena membutuhkan air yang banyak. Perbandingannya kira-kira 1 kilogram buah kopi harus dicuci dengan sekitar 1 sampai 6 liter air bersih. Oleh karena itu, metode ini biasa dilakukan oleh pabrik kopi yang cukup besar skalanya. Pabrik yang memiliki washing station (tempat buah kopi diolah dengan metode proses basahdi mana buah kopi dicuci, dikupas, lalu difermentasi. Tetapi setelah ada bantuan dari CSR (Corporate Social Responsibility) Bank Indonesia, maka petani kopi arabika (java coffee) dari kaki Gunung Ijen Raung Kabupaten Bondowoso Provinsi Jawa Timur sudah bisa melakukan olah basah. Sehingga harga jual kopi petani mengalami kenaikan.

Secara garis besar, olah basah kopi arabika di tampilkan dalam diagram sebagai berikut :

Hal pertama yang dilakukan adalah panen buah merah, dimana hanya biji kopi yang telah benar-benar masak yang dipetik sehingga kualitas kopi yang dihasilkan maksimal.

Pemetikan ini dilakukan satu persatu sehingga memerlukan waktu yang lumayan lama.

Panen buah merah Arabika IJEN RAUNG


Selanjutnya buah kopi yang telah dipetik dipilih lagi terlebih dahulu, untuk memisahkan buah yang hijau, kuning, kering dan lewat masak. Hal ini dilakukan jika ada biji sebagaimana tersebut diatas yang terikut pada saat dilakukan pemetikan dikebun. 

Proses sortasi biji hijau Kopi Arabika Ijen Raung

 

Proses Selanjutnya adalah perambangan biji kopi, hal ini dilakukan untuk memisahkan biji kopi yang kosong dan mengambang. sehingga yang lolos seleksi adalah yang tenggelam saja.

Kemudian buah dibawa ke mesin Pulper untuk dikupas kulit merahnya, lalu kopi dimasukkan ke washing-station untuk diproses lebih lanjut. Buah kopi dimasukkan ke aliran saluran air yang telah tersedia. Pada tahap ini telah terjadi proses sortir di mana buah yang mengapung akan masuk ke tempat yang berbeda dan yang tenggelam akan masuk ke tempat utama. Proses selanjutnya adalah fermentasi di mana biji kopi yang masih dibalut dengan kulit tanduknya didiamkan di bak penampungan (fermentation-tank) selama 12-18 jam. Bak ini nanti ditutup dengan terpal. Proses fermentasi mengembangkan aromaacidity, dan flavor kopi-kopi tersebut. Setelah fermentasi, biji kopi berkulit tanduk itu dibilas.

Proses Pulper Kulit Merah KOpi Arabika Ijen Raung

Setelah dibilas, maka akan dilakukan proses sortasi dengan tangan untuk memisahkan biji kopi yang berkualitas bagus dan jelek serta biji kopi yang cacat (defect), setelah itu baru biji kopi yang berkualitas baik dijemur pada alat penjemuran yang oleh masyarakat local disebut para-para sehingga biji kopi tidak langsung bersentuhan dengan lantai selama 3-11 hari sampai kelembabannya sekitar 11%-12%.

Sortasi HS Basah dan Jemur

Jika semua hal di atas sudah selesai, barulah kopi siap dikemas ke dalam karung goni dan dikirim ke Koperasi untuk diekspor.

Metode proses basah ini akan membuat kopi lebih terasa acidity-nya dan juga body yang lebih ringan, namun rasa yang dihasilkan bisa lebih beragam atau complex. Sejumlah besar negara produsen kopi di Amerika Latin atau pun Amerika Tengah lebih banyak melakukan proses kopi melalui metode ini. Sementara itu, di Indonesia, proses basah sering diterapkan pada daerah penghasil kopi arabika di Jawa (termasuk di lereng gunung Ijen Raung), Bali, dan sebagian Sulawesi.

Salam,

 

Petani Kopi Ijen Raung

Bagikan

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Artikel Menarik Lainnya

Mengenal Proses Olah Basah (Full Washed) Arabika Ijen Raung

Dipublish pada 27 July 2018 | Dilihat sebanyak 2.764 kali | Kategori: Berita

Metode proses basah merupakan metode yang paling memakan biaya besar karena membutuhkan air yang banyak. Perbandingannya kira-kira 1 kilogram buah kopi harus dicuci dengan sekitar 1 sampai 6 liter air bersih. Oleh karena itu, metode ini biasa dilakukan oleh pabrik kopi yang cukup... selengkapnya

Tempat wisata di sekitar Ijen Raung

Dipublish pada 19 July 2018 | Dilihat sebanyak 1.226 kali | Kategori: Berita

Gunung Ijen dan Gunung Raung adalah sebuah gugusan gunung aktif yang berada di wilayah Provinsi Jawa Timur dengan batas Kabupaten Bondowoso di sebelah barat, Kabupaten Situbondo disebelah utara, Kabupaten Banyuwangi disebelah timur dan Kabupaten Jember di sebelah Selatan. Gunung Raung... selengkapnya

MANISNYA HARGA KOPI ARABIKA IJEN RAUNG TAHUN 2018

Dipublish pada 24 July 2018 | Dilihat sebanyak 1.628 kali | Kategori: Berita

Judul diatas sengaja saya pilih untuk merepresentasikan perasaan hati riang dan gembira para petani kopi arabika di kaki gunung Ijen-Raung Kabupaten Bondowoso Jawa Timur. Pasalnya pada tahun 2018 ini, harga kopi arabika relatif lebih mahal dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal ini... selengkapnya