Kami menyediakan Kopi Arabika & Kopi Robusta dari Lereng Gunung IJEN RAUNG Kab. Bondowoso dan Gunung ARGOPURO Kab. Situbondo Provinsi JAWA TIMUR
Menu
Model
Beranda » Berita » Tempat wisata di sekitar Ijen Raung

Tempat wisata di sekitar Ijen Raung

Dipublish pada 19 July 2018 | Dilihat sebanyak 1.227 kali | Kategori: Berita

Gunung Ijen dan Gunung Raung adalah sebuah gugusan gunung aktif yang berada di wilayah Provinsi Jawa Timur dengan batas Kabupaten Bondowoso di sebelah barat, Kabupaten Situbondo disebelah utara, Kabupaten Banyuwangi disebelah timur dan Kabupaten Jember di sebelah Selatan.

Gunung Raung terakhir kali erupsi pada Juli 2015 yang memaksa 3 (tiga) Bandara ditutup akibat abu vulkanik yaitu Bandara Internasional Ngurah Rai Bali, Bandara Blimbingsari di Banyuwangi dan Bandara Notohadinegoro di Jember. Sedangkan Gunung Ijen terakhir menggeliat pada Agustus 2014.

Sebagai gugusan pegunungan aktif, selain terdapat perkebunan kopi yang terkenal sebagai penghasil kopi Ijen Raung yang terkenal dengan rasa dan karakteristik yang nikmat disekitar kawasan Ijen Raung juga terdapat tempat wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi, tempat wisata tersebut antara lain :

 

1. Kawah Ijen

Kawah ijen adalah sebuah kawah vulkanik di puncak Gunung Ijen dengan panjang dan lebar danau masing-masing sebesar 800 m dan 700 m serta kedalaman danau mencapai 180 m. Tinggi puncaknya 2.386 meter dari permukaan laut.

Danau kawah Ijen dikenal merupakan danau air sangat asam terbesar di dunia, dengan warna hijau yang manarik dan pemandangan Blue Fire yang spektakuler dimalam hari, rasanya sayang untuk melewatkan fenomena ini.

 

2. Kawah Wurung

Kawah wurung merupakan padang savana yang berada didataran tinggi, inilah yang menjadi daya tarik tempat ini. Dimana warna hijau sejauh mata memandang dihiasi dengan latar pegunungan yang menjulang, sehingga tidak salah penduduk setempat menamai tempat ini sebagai “Bukit Telletubbies”. Kawah wurung dalam bahasa jawa adalah kawah yang tidak jadi alias “wurung”, dimana biasanya dicerukan kawah terdapa air atau endapan belerang berbuih tetapi dikawah wurung hanya terdapat rerumputan hijau yang menarik hati.

Kawah wurung yang terletak di Desa Jampit Kec. Sempol Kab. Bondowoso dengan ketinggian 1.500 meter dari pemukaan laut ini dikelola oleh Perum Perhutani KPH Bondowoso. Sungguh pemandangan yang menakjubkan dan sayang untuk dilewatkan.

 

3. Air Terjun Campoan (Mini Niagara)

Air Terjun Campoan terletak di depan pintu masuk pabrik kopi arabika Blawan atau berada ditaman depan pabrik. Air terjun ini masuk wilayah administratif Desa Kalianyar Kec. Sempol Kab. Bondowoso.

Berada diketinggian 1.300 meter dari permukaan laut air terjun campoan terasa sangat sejuk dikelilingi pohon kopi arabika yang mempesona. Saat yang tepat untuk mengunjungi Air Terjun Campoan adalah pada saat petik kopi arabika ijen raung yaitu pada bulan Mei s/d Oktober.

 

4. Air Terjun Blawan.

Air terjun Blawan merupakan hilir dari kali pahit, yang merupakan rembesan dari Kawah Ijen  dengan kadar belerang yang tinggi. Air terjun ini dikelilingi oleh tumbuhan makademia yang eksotis.

Yang menarik dari air terjun ini adalah muara alirannya yang langsung menuju ke dalam tanah seperti air terjun Niagara di Amerika dan pada akhirnya akan bermuara di daerah Asembagus Situbondo. Jalan menuju air terjun Blawan sangat menantang dengan jalan naik turun tangga di antara 2 tebing.

Dengan debit aliran yang sangat deras, suasana di sekitar air terjun Blawan terdengar sangat gemuruh, dengan beberapa rimbun tanaman hijau yang tumbuh dengan sangat baik dan subur. Terdapat juga sumber air panas yang mengandung belerang, yang masih terjaga dengan alami, dan biasa digunakan untuk berendam kaki oleh para pengunjung.

Saat sampai di lokasi air terjun, pengujung harus melanjutkan perjalanan dengan menggunakan tangga sekitar 5 menit dan bersambung dengan menuruni tangga dengan waktu yang sama. Berbeda dengan air terjun kebanyakan yang bisa dilihat dari arah depan, Air Terjun Blawan hanya bisa dilihat dari sisi samping kanan. Sedangkan dari sisi samping kiri dan bagian depan dibatasi oleh tebing tinggi.

 

5. Pemandian Air Panas Blawan

Setelah mendaki ke Kawah Ijen, pengunjung dapat singgah untuk melepaskan lelah sambil berendam di air panas yang berkhasiat untuk kesehatan kulit dan menghilangkan pegal-pegal. Pemandian ini dapat ditempuh kira-kira 1 jam dari paltuding yang merupakan pintu masuk ke kawah ijen.

Pemandian ini terletak tidak jauh dari Air Terjun Blawan yang ada didekat pabrik pengolahan kopi arabika ijen raung blawan di Desa Kalianyar Kec. Sempol Kab. Bondowoso.

Sebenarnya terdapat beberapa sumber air panas disekitar air terjun blawan, sebagian besar digunakan mandi oleh masyarakat sekitar, bagi anda yang ingin merasakan mandi air panas ditempat terbuka sambil menikmati air terjun Campoan silahkan datang ke taman yang terletak didepan Pabrik Kopi Blawan.

 

6. Agro Wisata Kalisat

Tempat ini terletak di Desa Kalisat Kec. Sempol Kab. Bondowoso yang berada satu komplek dengan Pabrik Kopi Arabika Ijen Raung Kebun Kalisat. Terletak satu kawasan dengan Hotel Arabika dan Pabrik Kopi para pelancong dapat menikmati pemandangan yang eksotis dan hamparan kebun Strawberry.

Selain kebun strawberry yang bisa dipetik sendiri terdapat juga kebun jeruk yang juga dapat dipetik sendiri sambil menikmati hamparan kebun kopi yang menghijau dihiasi warna merah merona kopi arabika yang telah masak.

 

7. Puncak Megasari

Puncak megasari merupakan camping spot terbaik yang ada dikawasan Ijen Raung, dari sini kita bisa menikmati Sunrice yang sangat menawan pada saat matahari terbit. Untuk menikmati sunrice ini kita harus menginap di Puncak Megasari.

Selain sebagai camping spot, di Puncak Megasari juga di sediakan tempat untuk take off olah raga Paralayang yang menyajikan panorama yang luar biasa indah.

Lokasi Puncak Megasari dapat dicapai dari arah Kota Bondowoso sebelum pos Satpam Malabar yang ditandai dengan petunjuk arah.

Bagikan

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Artikel Menarik Lainnya

Sejarah Singkat Kopi Arabika di Indonesia

Dipublish pada 24 July 2018 | Dilihat sebanyak 2.783 kali | Kategori: Berita

  Kopi Arabika (Coffea arabica) diduga pertama kali diklasifikasikan oleh seorang ilmuwan Swedia bernama Carl Linnaeus (Carl von Linné) pada tahun 1753. Jenis Kopi yang memiliki kandungan kafein sebasar 0.8-1.4% ini awalnya berasal dari Brasil dan Etiopia. Arabika atau Coffea arabica merupakan Spesies kopi pertama yang ditemukan dan dibudidayakan... selengkapnya

Metode Panen Kopi Arabika Ijen Raung

Dipublish pada 26 July 2018 | Dilihat sebanyak 3.435 kali | Kategori: Berita

Tanaman kopi yang dipelihara dengan baik sudah berproduksi pada umur 2,5 – 3 tahun bergantung pada iklim dan jenis tanaman kopi.  Tanaman kopi robusta Ijen Raung mulai berproduksi pada umur 2,5 tahun, sedangkan kopi arabika Ijen Raung mulai berproduksi pada umur 2,5 – 3 tahun. ... selengkapnya

ARABIKA IJEN RAUNG PROSES HONEY

Dipublish pada 7 October 2019 | Dilihat sebanyak 1.761 kali | Kategori: Uncategorized

Apakah itu Ijen Raung Honey Coffee? Dalam benak kita pasti terpikir bahwa “honey” dalam bahasa Indonesia berarti “madu”. Wow…, kopi dicampur dengan madu. Bagaimana rasanya ya? Pasti keren Ternyata yang dimaksud dengan Ijen Raung “Honey Coffee” adalah sebuah proses pasca... selengkapnya