Kami menyediakan Kopi Arabika & Kopi Robusta dari Lereng Gunung IJEN RAUNG Kab. Bondowoso dan Gunung ARGOPURO Kab. Situbondo Provinsi JAWA TIMUR
Menu
Model
Beranda » Berita » VARIETAS ANDALAN KOPI ARABIKA IJEN RAUNG

VARIETAS ANDALAN KOPI ARABIKA IJEN RAUNG

Dipublish pada 23 July 2018 | Dilihat sebanyak 1.717 kali | Kategori: Berita

Gambar : Penulis di kebun kopi lereng Ijen Raung (Varietas USDA)

Kopi Arabika yang ada dilereng Ijen Raung memiliki beberapa varietas, namun ada 6 yang bisa dikatakan unggul dengan karakteristik masing-masing sebagai berikut :

1.    Varietas Andungsari 1

  • Tipe pertumbuhan katai dengan sistem pangkasan batang tunggal, diameter tajuk untuk penanaman di ketinggian > 1000 m dpl  + 170 cm. Tinggi tanaman juga lebih tinggi daripada varietas Kartika. Pada saat berbuah pertama, penanaman di ketinggian > 1000 m dpl tinggi tanaman + 121 cm. Percabangan mendatar, tegak lurus batang utama, agak lentur, panjang cabang primer 38,9 cm, panjang ruas produktif 6,2 cm.
  • Daun berbentuk oval agak memanjang, ujung meruncing dengan ukuran daun lebih besar. Helaian daun agak tipis dan lemas dengan tepi daun bergelombang tegas. Arah duduk daun pada ranting tegak ke atas. Warna daun tua hijau tua gelap, sedangkan daun muda berwarna hijau muda
  • Daun berbentuk oval agak memanjang, ujung meruncing dengan ukuran daun lebih besar. Helaian daun agak tipis dan lemas dengan tepi daun bergelombang tegas. Arah duduk daun pada ranting tegak ke atas. Warna daun tua hijau tua gelap, sedangkan daun muda berwarna hijau muda.
  • Bunga, jumlah bunga per ruas 7-18, jumlah dompolan bunga per cabang 8-13. Jumlah      ruas produktif per cabang + 11, jumlah buah per ruas 10-16 dan berat 100 buah masak merah segar 114 gram. Buah muda berwarna hijau, buah masak berwarna merah hati, buah bebentuk bulat memanjang, diskus kecil tanpa perhiasan buah.
  • Biji berukuran agak kecil, berbentuk oval, berat 100 butir biji kopi pasar 16,4 gram. Daya hasil (potensi produksi) 3,0 ton untuk populasi 2500 pohon/ha.
  • Citarasa baik.
  •  Agak tahan terhadap karat daun (untuk penanaman di ketinggian > 1000 mdpl) dan agak rentan (untuk penanaman < 900 mdpl).
  • Rentan terhadap nematoda parasit : nematoda Pratylenchus spp. Dan R. Similis.
  • Kurang tahan terhadap kondisi lahan marginal.
  • Dapat ditanam mulai ketinggian tempat > 1000 mdpl. 

2.   Varietas Kartika 1

  • Tipe pertumbuhan katai, tajuk berdiameter 136 cm. Tinggi tanaman saat berbuah ke empat ­+ 197 cm. Percabangan agak lentur, ruas pendek, pembentukan cabang sekunder aktif, jumlah cabang primer produktif 30 cabang, 10 dompol/cabang 12 buah per dompol. Daun tua berwarna hijau tua gelap, daun muda berwarna hijau muda. Daun berbentuk oval, ujung meruncing. Helaian daun tebal dan kaku dengan tepi daun daun bergelombang tegas.
  • Umur ekonomis produktif 10 – 15 tahun. Buah masak serempak berwarna merah hati, pada saat masih muda berwarna hijau. Buah berbentuk membulat, diskus kecil, tanpa perhiasan buah. Biji berukuran agak kecil, berat 100 butir biji kopi pasar 15,8 gram. Daya hasil (potensi produksi) 2,5 ton untuk populasi 2500 pohon/ha.
  • Citarasa baik.
  • Agak tahan terhadap karat daun (untuk ketinggian > 1000 m dpl) dan rentan (untuk ketinggian < 900 m dpl).
  • Sangat rentan terhadap nematoda parasit : (nematoda R. Similis).
  • Kurang tahan terhadap kondisi lahan marginal.
  • Dapat ditanam mulai ketinggian > 1000 mdpl.

 

3.   Varietas Kartika 2

  • Tipe pertumbuhan katai, tajuk berdiameter 138 cm. Tinggi tanaman saat berbuah ke empat ­+ 191 cm. Percabangan : ruas pendek, pembentukan cabang sekunder aktif, jumlah cabang primer produktif 29 cabang, 10 dompol/cabang, 11 buah per dompol. Daun tua berwarna hijau tua gelap, daun muda berwarna hijau muda. Daun berbentuk oval agak memanjang, ujung membulat, ukuran daun tidak seragam. Helaian daun tebal dan kaku.
  • Umur ekonomis produktif 10-15 tahun. Buah muda berwarna hijau, buah masak berwarna merah hati, saat masak buah relatif serempak. Buah berbentuk membulat tanpa perhiasan buah. Ukuran biji agak kecil, berat 100 butir biji kopi pasar 15 gram. Daya hasil (potensi produksi) 3,0 ton untuk populasi 2500 pohon/ha.
  • Citarasa : baik.
  • Agak tahan terhadap karat daun : (untuk ketinggian > 1000 m dpl) dan rentan (untuk ketinggian < 900 m dpl).
  • Sangat rentan terhadap nematoda parasit (nematoda R. Similis).
  • Kurang tahan terhadap kondisi lahan marginal.
  • Dapat ditanam mulai ketinggian tempat > 1000 mdpl.

 

4.    Varietas Abesinia 3

  • Tipe pertumbuhan tinggi melebar, dengan bentuk perdu tegar. Apabila dipangkas dengan sistem batang tunggal diameter tajuk  2 m, tetapi apabila dibiarkan tanpa pemangkasan diameter dapat lebih lebar. Tinggi tanaman saat berbuah pertama 2 m.
  • Percabangan agak mendatar, tegak lurus batang utama, agak lentur, panjang ruas produktif 5-8 cm. Bentuk daun oval agak memanjang, ujung meruncing. Helaian daun agak tipis dan lemas dengan tepi daun tanpa gelombang, permukaan daun licin rata. Umur ekonomis produktif 10-25 tahun.
  • Jumlah ruas produktif per cabang 10, jumlah buah per ruas 3 – 15, dan 7 – 12 dompol per cabang. Buah muda berwarna hijau berbentuk bersegi, ujung buah tumpul, diskus rata, buah masak kurang serempak berwarna merah cerah. Ukuran biji besar berbentuk memanjang, berat 100 butir biji kopi pasar 19 gram. Dayahasil (potensi produksi) 0,7 – 1 ton untuk populasi 1600 pohon/ha.
  • Citarasa : baik
  • Rentan terhadap karat daun.
  • Agak rentan terhadap nematoda parasit (nematoda R. Similis).
  • Kurang tahan terhadap kondisi lahan marginal.
  • Dapat ditanam mulai ketinggian tempat > 1250 mdpl.

 

5.    Varietas S 795

  • Tipe pertumbuhan tinggi melebar dengan daun rimbun menutupi batang pokok. Tinggi tanaman saat berbuah pertama 2 m. Cabang primer tumbuh sangat aktif, cabang balik dan cabang cacing tumbuh tidak teratur sangat aktif, panjang ruas 3-5 cm.
  • Bentuk daun oval agak memanjang, ujung meruncing dengan ukuran daun lebih besar      daripada Kartika 1 dan Kartika 2. Helaian daun agak tipis dan lemas dengan tepi daun bergelombang tegas. Arah duduk daun pada ranting tegak ke atas. Umur ekonomis produktif 10-15 tahun.
  • Jumlah bunga per ruas 7-18, jumlah dompolan bunga per cabang 8,4 – 12,4. Jumlah ruas produktif per cabang 10,6, jumlah buah per ruas 9,7, dan berat 100 buah masak merah segar 114 gram. Buah muda berwarna hijau, buah masak berwarna merah hati, buah berbentuk bulat memanjang, diskus kecil, tanpa perhiasan buah.
  • Ukuran biji agak kecil, berat 100 butir biji kopi pasar 16,4 gram. Daya hasil (potensi produksi) 1 – 1,5 ton untuk populasi 1600 – 2000 pohon/ha.
  • Citarasa : cukup baik
  • Tahan terhadap karat daun (untuk ketinggian > 1000 m dpl) dan agak tahan (untuk ketinggian < 900 m dpl).
  • Agak rentan terhadap nematoda parasit  (nematoda R. Similis).
  • Tahan terhadap kondisi lahan marginal.
  • Dapat ditanam mulai ketinggian tempat > 700 mdpl.

 

6.    Varietas USDA 762

  • Tipe pertumbuhan tinggi agak melebar dengan percabangan teratur. Tinggi tanaman saat berbuah pertama 2 m. Cabang primer tumbuh mendatar, teratur, agak lentur membentuk huruf S, ruas batang 4-9 cm, ruas cabang 4-6 cm.
  • Daun tua berwarna hijau tua, helaian agak kaku, daun muda berwarna hijau muda. Bentuk daun oval agak melebar, pangkal daun agak tumpul, ujung meruncing, helaian daun berlekuk tegas. Umur ekonomis produktif 10-25 tahun.
  • Buah muda berwarna hijau kusam, buah masak berwarna merah cerah, saat masak buah serempak, buah muda berbentuk bulat meruncing dengan perhiasan buah seperti jenggot panjang, buah masak berbentuk membulat. Biji berbentuk membulat, ukuran biji agak kecil, berat 100 butir biji kopi pasar 16,4 gram. Dayahasil (potensi produksi) 0,8 – 1,5 ton untuk populasi 1600 – 2000 pohon/ha.
  • Citarasa : cukup baik
  • Agak tahan terhadap karat daun (untuk ketinggian > 1000 mdpl) dan rentan (untuk ketinggian < 900 m dpl).
  • Agak rentan terhadap nematoda parasit (nematoda R. Similis).
  • Tidak tahan terhadap kondisi lahan marginal.
  • Dapat ditanam mulai ketinggian tempat > 1000 mdpl.

 

Sumber : Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar, Kementerian Pertanian RI.

Salam,

 

Petani Kopi Ijen Raung

Bagikan

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Artikel Menarik Lainnya

Apa itu BARISTA?

Dipublish pada 18 July 2018 | Dilihat sebanyak 1.088 kali | Kategori: Berita

Secara tata bahasa, “Barista” berasal dari bahasa Italia yang berarti “Pelayan Bar”. Namun secara umum Barista diartikan seseorang yang memiliki keahlian khusus meracik minuman kopi yang akan disajikan kepada pelanggan di sebuah Coffee Shop/Café/Restoran. Selain mesin espresso dan kopi, barista adalah ‘jiwa’ dari sebuah coffee... selengkapnya

Metode Panen Kopi Arabika Ijen Raung

Dipublish pada 26 July 2018 | Dilihat sebanyak 3.434 kali | Kategori: Berita

Tanaman kopi yang dipelihara dengan baik sudah berproduksi pada umur 2,5 – 3 tahun bergantung pada iklim dan jenis tanaman kopi.  Tanaman kopi robusta Ijen Raung mulai berproduksi pada umur 2,5 tahun, sedangkan kopi arabika Ijen Raung mulai berproduksi pada umur 2,5 – 3 tahun. ... selengkapnya

Tempat wisata di sekitar Ijen Raung

Dipublish pada 19 July 2018 | Dilihat sebanyak 1.226 kali | Kategori: Berita

Gunung Ijen dan Gunung Raung adalah sebuah gugusan gunung aktif yang berada di wilayah Provinsi Jawa Timur dengan batas Kabupaten Bondowoso di sebelah barat, Kabupaten Situbondo disebelah utara, Kabupaten Banyuwangi disebelah timur dan Kabupaten Jember di sebelah Selatan. Gunung Raung... selengkapnya